Situs Candi Muaro Jambi

[postlink]https://puri-tv.blogspot.com/2010/02/httpwww.html[/postlink]http://www.youtube.com/watch?v=2YATDkrwRK4endofvid
[starttext]
Dari catatan harian perjalanan pendeta mashur Cina I’ Tsing, yang berkunjung ke Sumatera pada abad ke-7, candi Muaro Jambi ini kemungkinan besar dibangun lebih dulu dari candi Borobudur karena informasi tentang Borobudur sendiri baru muncul dari prasasti yang berangka tahun 800-an.

Posisi Sriwijaya dimata pemeluk Budha sangat penting sehingga banyak yang belajar disana. Situs Candi Muaro Jambi adalah bagian dari sejarah besar yang terpendam itu karena memiliki peran lebih dari sekedar tempat ibadah umat Budha. Peranan Candi Muaro Jambi sebagai pusat peribadatan Budha ini didukung dengan ditemukannya keramik dan mata uang dari dinasti Tang, Sung hingga dinasti Ming.

Lokasi ini terletak 25 km dari Kota Jambi dan bisa dikunjungi dengan jalan darat maupun sungai. Candi ini memang tak seindah candi Borobudur . yang tersusun dari batu-batu vulkanis yang sangat mendukung untuk mengekspresikan seni pahat tingkat tinggi sehingga patung dan reliefnya relatif masih utuh. Candi-candi di Sumatera mayoritas dibangun dengan bata dari tanah liat merah sehingga banyak relief dan dinding yang tak tahan oleh waktu.
Candi-candi yang telah dipugar adalah Candi Gumpung, tempat ditemukannya arca Pradjnaparamita yang merupakan arca terindah kedua setelah arca Ken Dedes dari Singosari , Candi Tinggi, Candi Kembar Batu, yang memendam gong perunggu Cina beraksara Cina abad 13, Candi Astano, yang mempunyai duabelas sisi, Candi Gedong I dan Gedong II yang disekitarnya ditemukan pecahan arca, arca Dwarapala dengan muka senyum khas, lesung batu, umpak batu, dan arca Gajah Singha, Candi Kedaton, yang tedapat isian batu kerikil putih didalamnya yang diperkirakan diambil dari DAS Batanghari yang dibawa melalui kanal-kanal, dan Candi Koto Mahligai yang menyimpan dua arca gajah dan gajah singha.

Masih ada ratusan candi yang terkubur disitus seluas 120 hektar ini. Candi Muaro Jambi adalah situs teologi yang komplit. Selain memiliki ratusan candi pemujaan juga ditemukan sisa-sisa bangunan asrama tempat tinggal bikhu dan waduk yang masih ada hingga kini yang dikenal dengan nama Telago Rajo

[endtext]

0 komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan Jejak Pesan Anda di Sini

Tempat Ngobrol

Tinggalkan Jejak Anda di Shoutmix di atas..!
Hanya di PURI TV Komunitas(Info Blog)
Yang Sedang Nonoton : Orang
Komunitas : Blogging Blogs - BlogCatalog Blog Directory KafeBlogger.com Kumpulan Komunitas Blogger Indonesia KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Hihera.com
Submitexpress :

Search Engine Optimization and SEO Tools
 
100 Blog Indonesia Terbaik